Friday, August 19, 2011

Kasus Nazar Mirip Lirik Bengawan Solo

Artikel menarik alamat beberapa isu kunci tentang
. Pembacaan yang cermat bahan ini bisa membuat perbedaan besar dalam bagaimana Anda berpikir tentang
.
JAKARTA, KOMPAS.com " Besarnya nilai proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja di berbagai kementerian yang diduga dikorupsi mantan Bendahara Umum Partai Demokrat Muhammad Nazaruddin dicurigai tak hanya dinikmati sendirian. Uang hasil korupsi ini mirip lirik lagu ciptaan almarhum Gesang, "Bengawan Solo", mengalir sampai jauh.


Koordinator Divisi Hukum dan Monitoring Peradilan Indonesian Corruption Watch Febri Diansyah mengatakan, uang hasil korupsi yang diduga dilakukan Nazaruddin selama menjabat Bendahara Umum Partai Demokrat bila ditelisik pasti mengalir sampai jauh.

Informasi tentang
disajikan di sini akan melakukan salah satu dari dua hal: baik itu akan memperkuat apa yang anda ketahui tentang
atau akan mengajari Anda sesuatu yang baru. Keduanya hasil yang baik.

Saat ini saja Komisi Pemberantasan Korupsi telah menelisik 31 kasus korupsi di beberapa kementerian dengan total nilai proyek mencapai Rp 6 triliun lebih. Ini diluar kasus suap ke Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga Wafid Muharram terkait pembangunan wisma atlet SEA Games di Jakabaring, Palembang.

Febri pun menyambut baik niat KPK menyidik kasus-kasus tersebut dengan menggunakan UU Pencucian Uang. Apalagi prinsip UU Pencucian Uang kata Febri, adalah mengikuti aliran uang dari tindak pidana asal, yakni korupsi. "Kalau menggunakan UU Pencucian Uang bisa kayak lagu "Bengawan Solo", air mengalir sampai jauh," ujar Febri di Jakarta, Jumat (19/8/2011).

Febri melihat kemungkinan sejumlah pihak yang bisa terjerat dengan kasus Nazaruddin jika KPK benar-benar berani menggunakan UU Pencucian Uang. "Senayan (DPR) bisa guncang, mungkin juga Istana," kata Febri.

Apalagi melihat jabatan Nazaruddin sebelumnya sebagai Bendahara Umum Partai Demokrat, di mana dialah yang mengatur arus kas dan lalu lintas keluar masuk uang ke rekening partai berkuasa tersebut.

Jangan membatasi diri Anda sendiri dengan menolak untuk mempelajari rincian tentang
. Semakin banyak Anda tahu, semakin mudah akan fokus pada apa yang penting.

No comments:

Post a Comment